- 1 kilogram jerohan sapi (usus, babat, jantung, paru)
- 250 gram daging sapi tetelan
- 250 cc santan
- 1250 cc air
- 2 lembar daun salam
- 1 cm lengkuas, memarkan
- 1 batang sere, memarkan
- 8 siung bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 2 cm jahe
- 1 sendok teh garam
- 3 batang daun bawang, iris halus
- 1 batang seledri, iris halus
- 4 buah tomat, potong-potong
- 3 sendok makan bawang merah goreng
- 10 buah cabai rawit
- 4 buah cabai merah
- 1/2 sendok teh garam
- 100 cc air matang
Cara membuat :
- Soto: didihkan air, ikat kedua ujung usus dengan tali rafia, rebus semua jerohan dan daging sapi tetelan sampai lunak, angkat, potong berbentuk dadu, lalu masukkan kembali ke dalam kuah kaldu.
- Haluskan bawang merah, bawang putih, merica bubuk, jahe, dan garam, lalu tumis sampai harum.
- Masukkan daun salam, lengkuas, dan sere, aduk rata, lalu tuangkan ke dalam kuah kaldu tadi, aduk rata, masak hingga mendidih.
- Masukkan santan sambil diaduk-aduk, masak hingga seluruhnya matang.
- Letakkan tomat dalam mangkuk, tuangi dengan soto, lalu taburi atasnya dengan daun bawang, seledri, dan bawang merah goreng.
- Sambal rebus: rebus cabai rawit dan cabai merah sebentar, tiriskan, haluskan, lalu tambahkan garam dan air, aduk rata.
- Biasanya disajikan bersama-sama dengan Acar Campur Bening, sambal rebus, emping goreng, kecap manis, dan jeruk nipis.
